Tanda – Tanda Bahwa Kamu Masih Alay

Akhir – akhir ini kata “alay” memang tidak asing ditelinga muda mudi di Indonesia. Pengertian alay itu sendiri menurut Wikipedia adalah sebuah istilah yang merujuk pada sebuah fenomena perilaku remaja di Indonesia. “Alay” merupakan singkatan dari “anak layangan”atau “anak lebay”. Istilah ini merupakan stereotipe yang menggambarkan gaya hidup norak atau kampungan. Pada dasarnya tak ada yang salah dengan perilaku yang seperti itu. Hanya saja bagi sebagian orang, perilaku alay itu sendiri dianggap buruk yang dalam tanda kutip adalah memamlukan. Lalu seperti apa sih perilaku alay itu ?

Berikut beberapa tanda perilaku alay :

1. Nama Akun Sosial Media yang Berlebihan

nama sewajarnya
Ilustrasi nama sewajarnya. Image by : https://pixabay.com/

Berlebihan disini ada banyak hal, seperti nama yang hurufnya terdiri dari huruf besar dan kecil, nama yang berisi huruf dan angka, nama yang terlalu panjang dan masih banyak lainnya. Nama di sosial media yang umumnya ditulis sesuai nama asli, tetapi bagi sebagian orang justru ditulis dengan tambahan-tambahan tertentu.
Contoh : Aldh3n4 Oktavhi4n B4h4ghiaa Chelaluww.

2. Tulisan Besar Kecil berserta Angka dan Tanda Baca

huruf dan angka
Huruf, angka dan karakter. Image by : https://pixabay.com/

Umunya tulisan-tulisan ini dapat ditemui pada saat berkirim pesan atau saat menuliskan sesuatu di sosial media. Sebagian orang mengganti sebagian huruf menjadi angka, atau menuliskan huruf yang seharusnya kecil menjadi besar atau juga ada yang menambahkan huruf-huruf tertentu dalam sebuah kata.
Contoh : AdUechh pUcin9 p4l4 b4rb1ee

3. Gaya Foto yang Berlebihan

gaya foto
Ilustrasi gaya foto yang sedikit berlebihan. Image by : https://pixabay.com/

Berlebihan disini artinya gaya foto yang tida sewajarnya. Jika orang pada umumnya ketika berfoto hanya tersenyum dengan sedikit gaya, namun sebagian orang yang masih berperilaku alay ada kalanya berfoto dengan pose seperti tangan di depan bibir, tangan muterin kepala, dan gaya berlebihan lainnya.

4. Berpakaian yang Berlebihan

berpakaian sewajarnya
Ilustrasi berpakaian sewajarnya. Image by : https://pixabay.com/

Dalam poin ini maksudnya adalah ketika readers menggunakan pakaian dengan atribut-atribut yang berlebihan. Jika orang pada umumnya berpakaian sewajarnya, ada sebagian orang yang jika berpakaian terlalu banyak menggunakan atribut yang sebenarnya tidak diperlukan, sehingga orang terkadang menilainya sebagai perilaku alay.

5. Bertingkah Berlebihan yang Tidak Sesuai dengan Kenyataan

lie
Tidak sesuai dengan kenyataan, berbohong. Image by : https://pixabay.com/

Artinya ketika seseorang memperlihatkan apapun yang dimilikinya pada orang lain namun hal tersebut pada kenyataannya tidak sesuai dengan apa yang dia katakan. Contoh mudahnya adalah ketika ada orang yang baru saja membeli baju di pasar grosir namun dia mengatakan pada teman-temannya atau share di sosial media bahwa baju tersebut dia beli di luar negeri.

Sebenarnya mereka yang bertingkah alay itu pun dapat terjadi karena faktor psikis yang belum dipahami. Umumnya orang-orang bertingkah alay adalah karena beberapa hal berikut :

– Ingin mengikuti trend. Tentu saja hal yang mereka pikir trend disini adalah trend di kalangan alay, namun mereka tidak menyadarinya.
– Menjadi terkenal dan dianggap keren. Yang seperti ini dapat terjadi karena pola pikir yang masih belum dewasa.

Dimana orang pada poin ini akan banyak berbicara hal-hal menakjubkan namun sebagian besar dari omongannya adalah kebohongan. Umumnya mereka pada poin ini tidak sadar akan apa yang dilakukan, namun tak sedikit pula yang memang sadar dan tetap melakukannya. Mereka yang tidak sadar adalah mereka yang secara tidak langsung terpengaruh dan terbawa oleh pergaulan dengan orang-orang disekitarnya yang secara tidak langsung pula memaksanya harus berperilaku seperti itu. Ini seperti ketika readers berada di pergaulan orang kaya yang suka pamer barang mewah namun jika ada yang tidak mempamerkan barang mewah maka akan dikucilkan, sehingga secara tidak langsung hal ini mempengaruhi readers.

Buat readers yang sering dianggap alay namun tanda-tandanya tidak disebutkan diatas, maka perlu readers pahami sendiri. Karena pada dasarnya pun tidak ada tanda-tanda yang pasti akan perilaku “alay” itu sendiri. Semua kembali pada pergaulan readers. Pandangan sebagian orang berbeda dengan pandangan sebagian orang lainnya. Jika dianggap alay, coba readers pelajari saat kapan mereka bilang readers alay atau coba readers tanyakan langsung pada mereka dimana letak alay dari readers. Setelah itu baru readers perlahan akan mengetahui sendiri apa yang mereka anggap alay dari diri readers. 🙂