Sering Merasa Takut dengan Orang Lain ? Ini Penyebabnya !

Manusia terlahir dengan segala macam masalah yang berbeda-beda dari setiap individu. Kita tak pernah tau apa yang akan kita hadapi kedepannya. Kita hanya dapat berusaha keras untuk meraih apa yang kita mimpikan. Membahas tentang masalah hidup, apa masalah yang sangat sulit readers hadapi ? Mungkin jika kita dihadapkan dengan masalah financial, hubungan pertemanan atau lainnya, kita masih dapat mengatasinya dengan mengingat pelajaran akuntansi atau pelajaran hubungan sosial.

Tapi bagaimana jika permasalahan readers adalah masalah batin ? Sebuah masalah yang solusinya tak pernah tertulis dalam setiap mata pelajaran yang pernah diajarkan saat menuntut ilmu.

Masalah batin muncul karena diri kita sendiri. Tapi bukan berarti tidak ada faktor luar yang mempengaruhi munculnya masalah tersebut. Justru faktor luar berperan sangat penting dalam mempengaruhi batin kita. Jika pengaruh luar kita adalah positif tentu yang kita rasakan adalah kenyamanan dalam batin. Namun jika pengaruh luar adalah negatif, kita tak pernah tau apa yang akan terjadi pada kita. Apakah kita akan menghadapinya dengan batin yang positif ? Atau justru batin kita akan terngaruh menjadi negatif ?

Untuk readers yang mengalami masalah batin yaitu sering merasa takut terhadap orang lain tapi tak tahu penyebab dan solusinya, coba baca tips berikut. Cekidot!

 

1. Bullying

Stop Bullying. Image by : https://pixabay.com/
Stop Bullying. Image by : https://pixabay.com/

Dari jamannya uang seribu menjadi uang paling mahal sampai saat uang seribu menjadi sangat murah, rasanya tindakan bullying ini masih sangat sering terjadi di belahan dunia ini. Memang terlihat simple, dan terkadang hal ini dijadikan lelucon oleh beberapa orang. Namun pernah tidak kita sejenak berpikir, apa yang akan terjadi pada dia yang kita bully ??

Setiap orang punya pilihan. Orang yang di bully pun punya pilihan. Mereka dapat memilih menjadi kuat ? Atau menjadi lemah ? Atau menjadi pura-pura kuat ?

Bagi readers yang sering merasa takut terhadap orang lain. Bisa jadi kamu takut karena sering atau pernah di bully, kemudian hal ini membuat kamu menjadi lemah atau pura-pura kuat. Lemah dan pura-pura kuat itu berbeda tipis, hanya bermain pada ekspresi. Jika readers sering menutup diri terhadap orang lain, jarang terbuka atau dekat dengan orang lain artinya readers termasuk kategori lemah. Berbeda dengan yang pura-pura kuat, mereka akan tetap bergaul dengan orang lain namun batin mereka tak pernah tenang, selalu dipenuhi rasa ketakutan.

Solusinya ?

Buat dirimu berharga! Kita merasa takut karena kita menerima setiap hal jelek yang orang lain katakan pada kita, dan ini diluar kesadaran kita. Ada banyak cara yang dapat membuatmu merasa jika kamu itu berharga. Tapi satu hal yang perlu diterapkan di awal adalah buat keyakinan jika kamu itu berharga, tak ada orang lain yang mampu mengusik betapa berharganya dirimu. Selanjutnya bertindaklah agar bullying itu tak lagi terjadi padamu. Beberapa hal berikut mungkin dapat membantu :

  • Cari lingkungan baru. Jika lingkunganmu dirasa telah keterlaluan terhadapmu, cari lingkungan lain. Banyak lingkungan diluar sana yang dapat menerimamu menjadi something, bukan nothing.
  • Cuek dan lawan. Saat mereka mem-bully mu dengan kata-kata, cuek saja. Anggap kamu tak mendengar apa-apa. Tapi jika mereka mem-bully mu dengan tindakan yang mampu membahayakan dirimu atau orang lain, maka lawan lah. Jangan biarkan orang lain menyakitimu yang berharga itu, tapi jangan lupa pula melingdungi orang lain yang terlibat.

 

2. Penolakan

Everyone says NO. Image by : https://pixabay.com/
Everyone says NO. Image by : https://pixabay.com/

Saat readers berusaha melakukan sesuatu, berusaha meminta bantuan atau lainnya kemudian mereka berkata no, tidak. Sebuah kata yang bermakna simple tapi dapat mempengaruhi batin seseorang. Penolakan disini bukan penolakan ketika kamu meminta sesuatu untuk diikutin ya readers, penolakan disini lebih mengarah pada penolakan ketika kamu berusaha membuat sesuatu, berusaha melakukan perubahan, atau berusaha dalam hal baik lainnya namun mereka selalu berkata tidak terhadap apa yang kamu lakukan dan usahakan. Secara tidak langsung hal ini membuat kamu menjadi pribadi yang psimis. Kamu menjadi takut ketika akan berbicara sesuatu dengan orang lain, terbayang perasaan jika orang tersebut akan berkata tidak seperti orang lain.

Solusinya ?

Keep strong! Ini tentang pengendalian emosi dan perasaan. Buang jauh pemikiran untuk ditolak. Anggap penolakan itu sebagai ujian, anggap penolakan itu sebagai cara mereka mengatakan “ide dan usulmu bagus, tapi coba pertimbangkan lagi”. Mereka berkata tidak dapat dikarenakan apa yang kamu ungkapkan tak sejalan dengan mereka. Yang perlu kamu lakukan adalah sedikit merubah apa yang kamu utarakan agar sejalan dengan mereka. Atau kamu mencari orang lain yang sejalan denganmu sehingga kamu tak perlu merubah apapun dari setiap usulan atau keinginanmu. Bukankah perbedaan pendapat itu wajar ? Jangan jadikan perbedaan pendapat ini membuatmu menjadi pribadi yang lemah. Jadikan ini sebagai kekuatanmu untuk menjadi lebih kuat dan tak takut mendengar kata NO apalagi takut dengan orang lain.

 

3. Diremehkan

Ilustrasi diremehkan. Image by : https://pixabay.com/
Ilustrasi diremehkan. Image by : https://pixabay.com/

Sering dianggap rendah dan diremehkan dapat menjadi penyebab readers merasa takut dengan orang lain. Saat kita selalu dianggap remeh oleh orang lain, tanpa sadar hal tersebut membuat kita menjadi pribadi yang tidak percaya diri. Kita menjadi takut berbuat lebih karena terbayang akan diremehkan lagi. Dan tanpa sadar pun, kita mulai menjauh dari orang-orang dengan alasan takut diremehkan lagi.

Solusinya ?

Buktikan! Kamu diremehkan karena mereka tak pernah tahu siapa dirimu sebenarnya. Yang mereka tahu hanyalah “kamu yang rendah” tanpa pernah membuka mata untuk mengetahui kenyataannya. Hal penting yang perlu kamu lakukan untuk merubah keadaan adalah dengan membuktikan pada mereka siapa dirimu sebenarnya. Beranikan dirimu untuk lebih dekat dengan banyak orang. Jangan takut mengungkapkan apa yang ingin kamu katakan. Berbuatlah lebih, berbuatlah sesuai kemampuanmu yang sebenarnya. Dan biarkan mereka melihat siapa dirimu sebenarnya. Bahwa kamu bukanlah orang yang dapat diremehkan. Tapi hati-hati, jangan sampai rasa percaya dirimu ini terkotori dengan sifat sombong. Karena itu akan menjadi boomerang untuk dirimu sendiri. Semangat!

 

“No one can make you feel inferior without your consent.” ― Eleanor Roosevelt, This is My Story

 

“Life is like riding a bicycle. To keep your balance, you must keep moving.”― Albert Einstein